Konsep Akad dalam Pertambangan: Perspektif Ekonomi Islam dan Implikasinya dalam Era Teknologi dan Keberlanjutan

Authors

  • Al Maulud Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Author

Keywords:

Akad, Pertambangan, Ekonomi Islam, Keberlanjutan, Teknologi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep akad dalam industri pertambangan berdasarkan perspektif ekonomi Islam serta implikasinya terhadap perkembangan teknologi dan keberlanjutan. Sektor pertambangan memiliki peran strategis dalam perekonomian, namun di sisi lain menghadapi berbagai tantangan terkait transparansi, keadilan, dampak lingkungan, dan tanggung jawab sosial. Penelitian menggunakan metode library research dengan pendekatan kualitatif deskriptif, melalui pengumpulan data dari berbagai literatur ilmiah, seperti buku, jurnal, artikel akademik, dan dokumen pendukung yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan akad berbasis syariah, khususnya musyarakah dan ijarah, memiliki relevansi yang kuat dalam mendukung praktik pertambangan yang lebih adil, transparan, dan berkelanjutan. Akad musyarakah berperan dalam pembagian modal, keuntungan, dan risiko secara proporsional, sedangkan akad ijarah mendukung efisiensi operasional melalui mekanisme sewa aset dan lahan pertambangan. Selain itu, pemanfaatan teknologi seperti smart contracts dan blockchain berpotensi meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan kepastian pelaksanaan akad dalam industri pertambangan. Dengan demikian, konsep akad dalam perspektif ekonomi Islam dapat menjadi landasan alternatif dalam menciptakan tata kelola pertambangan yang lebih etis, inovatif, dan berorientasi pada keberlanjutan.

Downloads

Published

2026-08-10