Analisis Kesesuaian Praktik Jual Beli Parfum: Studi Kasus Toko Parfum Alya
Keywords:
Jual beli, Istishna', fikih muamalah, kesesuaian syariah, UMKMAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian praktik jual beli parfum pada Toko Parfum Alya berdasarkan perspektif fikih muamalah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data penelitian diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan utama dalam penelitian ini adalah pemilik Toko Parfum Alya, yaitu Bapak Paul Fernandes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik jual beli parfum dilakukan dengan sistem made by order, yaitu parfum dibuat setelah konsumen menentukan spesifikasi produk yang diinginkan. Konsumen dapat memilih aroma, ukuran botol, dan tingkat konsentrasi parfum. Pihak toko kemudian menyediakan bahan dan melakukan proses pencampuran sesuai pesanan konsumen. Harga dan spesifikasi produk disampaikan sebelum proses pembuatan, sedangkan pembayaran dilakukan setelah parfum selesai dibuat melalui pembayaran tunai, transfer, atau QRIS. Berdasarkan karakteristik tersebut, praktik transaksi memiliki kesesuaian dengan akad istishna', karena terdapat pemesanan pembuatan barang berdasarkan spesifikasi yang disepakati. Dari aspek objek, harga, kerelaan, gharar, tadlis, riba, dan etika pelayanan, penelitian tidak menemukan indikasi pelanggaran yang jelas berdasarkan data yang diperoleh. Namun, aspek kehalalan bahan baku masih memerlukan penguatan karena belum diperoleh informasi rinci mengenai sertifikasi atau keterangan resmi mengenai status kehalalan seluruh bahan yang digunakan. Dengan demikian, praktik jual beli parfum secara umum telah menunjukkan beberapa prinsip kesesuaian syariah, tetapi aspek keterlacakan dan dokumentasi kehalalan bahan masih perlu diperbaiki.








