Analisis Gaya Bahasa Pada Novel Ronggeng Dukuh Paruk (Buku Pertama Dari Trilogi) Karya Ahmad Tohari

Authors

  • Hujiyah Universitas Bina Bangsa Author
  • Siti Rukoyah Universitas Bina Bangsa Author
  • Desty Endrawati Subroto Universitas Bina Bangsa Author

Keywords:

Novel, ronggeng, dukuh paruk, makna, Gaya Bahasa

Abstract

Majas adalah salah satu unsur penting dalam karya sastra dan tulisan yang berfungsi memberikan keindahan sekaligus makna yang mendalam pada sebuah kalimat atau karya. Majas atau gaya bahasa berasal dari kata latin setilus, yang semula berarti alat untuk menulis (keraf, 2006). Novel Ronggeng dukuh paruk menceritakan tentang kehidupan adat istiadat masyarakat di dukuh paruk yang terletak di wilayah terpencil di jawa, dengan kondisi yang sangat miskin dan tertinggal, baik dalam aspek ekonomi, budaya maupun pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis gaya bahasa serta keterkaitan makna dengan konteks kalimat pada novel tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif  deskriptif karena objek yang diteliti berupa deskripsi analisis pada novel ronggeng dukuh paruk. Penelitian tersebut difokuskan pada novel karena menggambarkan cerita secara rinci dan bahkan terkadang lebih.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dukuh paruk bukan hanya sekedar latar, tetapi juga ruang yang membentuk identitas masyarakat, di mana alam menjadi sumber kehidupan dan arena konflik sosial budaya. di temukan beberapa majas yang terkandung pada novel ini yaitu majas personifikasi memiliki 5 kalimat,  metafora 4 kalimat,Repetisi 1 kalimat, eufisme 1 kalimat, retorika 3 kalimat, asosiasi 1 kalimat,  simile 8 kalimat, , hiperbola 5 kalimat, sarkasme, ironi 1 kalimat, dan litotes 1 kalimat. Majas-majas tersebut digunakan untuk memperindah dan menghidupkan jalan cerita dari novel.

Downloads

Published

2026-06-22