Implementasi Algoritma Priority Queue Dalam Antrian Pasien di Puskesmas Paruga Kota Bima
Keywords:
Algoritma Priority Queue, Pengabdian Teknologi Kesehatan, Antrian Pasien, Puskemas, C++,Abstract
Puskesmas sebagai fasilitas layanan kesehatan tingkat pertama menghadapi tantangan dalam mengelola antrian pasien yang jumlahnya terus meningkat setiap tahun. Sistem antrian konvensional yang berbasis First In First Out (FIFO) tidak mempertimbangkan tingkat kegawatan medis pasien, sehingga pasien dengan kondisi darurat berpotensi terlambat mendapatkan penanganan meskipun kondisinya memerlukan perhatian segera. Kegiatan ini bertujuan untuk merancang dan menerapkan algoritma Priority Queue pada aplikasi antrian pasien di Puskesmas sebagai bentuk kontribusi teknologi tepat guna bagi peningkatan mutu pelayanan kesehatan primer, dengan memanfaatkan bahasa pemrograman C++. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan pengembangan perangkat lunak (applied development) yang dilaksanakan melalui tahapan analisis kebutuhan mitra, perancangan algoritma, implementasi program, pengujian black-box, hingga evaluasi kebermanfaatan sistem. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa algoritma Priority Queue mampu mengatur antrian pasien berdasarkan empat tingkat prioritas, yaitu darurat, lansia, peserta BPJS, dan umum, secara konsisten dan efisien. Sistem yang dibangun mencakup empat poli layanan, yaitu Umum, Gigi, Anak, dan KIA, dengan fitur pendaftaran, pemanggilan, dan pemantauan antrian secara real-time. Pengujian black-box terhadap tujuh skenario fungsional menunjukkan seluruh skenario berjalan sesuai spesifikasi yang direncanakan. Penerapan algoritma Priority Queue terbukti mampu meningkatkan responsivitas sistem antrian terhadap kebutuhan medis pasien dibandingkan dengan sistem FIFO konvensional, sekaligus memberikan gambaran manfaat praktis penerapan struktur data prioritas bagi optimalisasi layanan kesehatan primer di tingkat masyarakat.








